Kemenag Salatiga Siap Sukseskan Program Masjid Ramah Pemudik 2026
Salatiga - Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Program Masjid Ramah Pemudik 2026 menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut surat tugas pemantauan Masjid Ramah Pemudik yang diterbitkan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga guna memastikan pelayanan bagi pemudik berjalan dengan baik, aman, dan nyaman.
Kasi Bimas Islam Kankemenag Kota Salatiga, Hj. Siti Handayani, dalam kesempatan tersebut menunjuk beberapa penyuluh agama Islam dan staf Bimas Islam sebagai Person in Charge (PIC) program Masjid Ramah Pemudik tahun 2026. Mereka akan bertugas melakukan pemantauan di sejumlah masjid yang telah ditetapkan sebagai titik layanan bagi pemudik, sekaligus memastikan fasilitas yang disediakan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.
Masjid yang direncanakan menjadi titik layanan ramah pemudik di Salatiga antara lain:
- Masjid Al Atiq Jl. Wahid Hasyim No. 2, Kauman Kel. Sidorejo Lor
- Masjid Mujahidin, Soka Blotongan, Sidorejo
- Masjid Baiturridwan, Blotongan, Sidorejo
- Masjid Baitus Syukur JLS, Blotongan, Sidorejo
- Masjid Abu Bakar, Jl. Diponegoro, Sidorejo Lor, Sidorejo
- Masjid Al Hidayah, Tetep, Randuacir, Argomulyo.
- Masjid Al Azhar, Jl. Sukarno Hatta, Rt 4, Cebongan, Argomulyo
Dalam arahannya, Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga, H. Nurcholis, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mendukung dan memonitor pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi kunci keberhasilan program pelayanan umat yang menjadi salah satu fokus Kementerian Agama.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Forkopimda agar bersama-sama memonitor pelaksanaan program Masjid Ramah Pemudik ini sehingga para pemudik yang melintas di wilayah Kota Salatiga dapat beristirahat dengan nyaman di masjid-masjid yang telah disiapkan,” ujar Nurcholis.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan dukungan kepada berbagai lembaga mitra untuk melengkapi fasilitas bagi para pemudik. Kepada BAZNAS Kota Salatiga, misalnya, Kemenag meminta dukungan penyediaan akomodasi sederhana seperti dispenser, takjil, dan snack yang dapat dimanfaatkan oleh para pemudik sebagai bentuk pelayanan sosial dan amal kebajikan.
“Kami memohon kepada BAZNAS Kota Salatiga agar dapat membantu menyediakan fasilitas seperti dispenser, takjil, dan snack bagi pemudik atas nama sabilil khair. Ini bagian dari pelayanan umat sekaligus bentuk kepedulian sosial,” tambahnya.
Selain itu, H. Nurcholis juga telah berkoordinasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) agar turut mendukung pelaksanaan program tersebut, termasuk dalam hal penyediaan media publikasi seperti MMT atau spanduk informasi Masjid Ramah Pemudik di sejumlah titik strategis. Tidak hanya itu, pihaknya juga menyampaikan permohonan kepada Dinas Kesehatan Kota (DKK) agar dapat menyediakan fasilitas layanan kesehatan di lokasi-lokasi tertentu untuk mengantisipasi kebutuhan medis para pemudik.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Salatiga, H. Ari Hidayah, menyambut baik program yang diinisiasi oleh Kementerian Agama tersebut. Ia menyatakan kesiapan BAZNAS untuk mendukung kebutuhan fasilitas yang diperlukan dalam pelaksanaan program Masjid Ramah Pemudik.
“Kami menyambut baik program ini. BAZNAS Kota Salatiga siap membantu menyediakan fasilitas yang diperlukan sebagaimana yang telah dimohonkan, seperti pemasangan tratak dan fasilitas pendukung lainnya,” ungkap Ari Hidayah.
Ia juga menambahkan bahwa kerja sama serupa sebenarnya telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. BAZNAS, kata dia, sering berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan seperti Banser dan relawan lainnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada momentum arus mudik Lebaran.
Program Masjid Ramah Pemudik sendiri merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama untuk mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat pelayanan umat. Selain sebagai tempat ibadah, masjid diharapkan dapat menjadi ruang istirahat sementara yang aman dan nyaman bagi para pemudik, terutama di jalur-jalur yang dilalui masyarakat saat arus mudik dan arus balik Idul Fitri.
Berdasarkan surat tugas yang diterbitkan Kankemenag Kota Salatiga, pemantauan Masjid Ramah Pemudik akan dilaksanakan mulai H-5 hingga H+5 Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Para petugas yang ditunjuk juga diminta untuk mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk foto dan video sebagai bagian dari laporan pelaksanaan program kepada pimpinan.
Melalui sinergi berbagai pihak, Kementerian Agama Kota Salatiga berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pelayanan sosial dan spiritual bagi umat Islam.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Forkompinda Salatiga Pantau Masjid Ramah Pemudik, Wali Kota Dorong Optimalisasi Layanan
Salatiga - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Salatiga turut serta melakukan pemantauan terhadap fasilitas dan layanan di tujuh Masjid Ramah Pemudik (MRP) yang tersebar
EMI Lakukan Peliputan Program Masjid Ramah Pemudik di Salatiga
Salatiga - Menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Persiapan Program Masjid Ramah Pemudik menjelang libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bi
KUA Argomulyo Fasilitasi BRUS di MA Plus Sunan Giri, Dukung Program The Most KUA Edisi Ramadan
Salatiga - Penyuluh Agama Islam dan Penghulu pada KUA Argomulyo kembali melaksanakan tugas fasilitasi BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) di MA Plus Sunan Giri Salatiga. Kegiatan ini m
BRUS KUA Argomulyo di MTs N Salatiga: Sinergi Kawal Generasi Tangguh
Salatiga — Penghulu dan Penyuluh KUA Argomulyo melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) pada 24–25 Februari 2026 sebagai tindak lanjut surat Direktorat Jen
Para Penghulu dan Penyuluh KUA Argomulyo Laksanakan BRUS di MTs N Salatiga
Salatiga — Para Penghulu dan Penyuluh Agama Islam dari KUA Argomulyo melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di MTs N Salatiga pada 24–25 Februari 2026. K